TechNotes Portal
Beranda
Tulis Artikel
Edit Artikel
← Kembali
Judul Artikel
*
Kategori
*
Networking
Cybersecurity
Web Development
Cloud & Server
Nama Penulis
*
Isi Pembahasan Artikel
*
Sebagian besar trafik internet saat ini telah terenkripsi menggunakan protokol TLS/SSL (HTTPS). Meskipun enkripsi ini melindungi privasi data pengguna, celah ini sering dimanfaatkan untuk menyembunyikan payload berbahaya dari deteksi keamanan jaringan tradisional. Bagaimana SSL Deep Inspection Bekerja? Berbeda dengan Certificate Inspection yang hanya memeriksa header sertifikat dan SNI (Server Name Indication), SSL Deep Inspection bekerja sebagai proxy transparan yang mendekripsi sesi TLS, melakukan pemindaian Antivirus, IPS, serta Web Filtering, lalu mengenkripsi ulang trafik tersebut sebelum diteruskan ke klien. Tahapan Best Practice Implementasi: 1. Gunakan Sertifikat Intermediate CA atau Enterprise Internal Root CA yang tepercaya. 2. Distribusikan sertifikat CA ke seluruh endpoint melalui Group Policy (GPO) atau MDM agar browser tidak memunculkan peringatan keamanan (Untrusted Certificate). 3. Buat daftar pengecualian (SSL Exemption) untuk kategori sensitif seperti layanan perbankan, kesehatan, dan aplikasi yang menerapkan Certificate Pinning.
Status Artikel Terpublikasi
Batal
Simpan Perubahan